My 2nd trip to Lombok

Dalam 9 bulan penantian trip ke Lombok bersama workmate akhirnya kesampaian juga  walaupun saya sempat sakit batuk, pilek dan suara parau seminggu sebelum berangkat. Dengan modal 1,5 jutaan rupiah kami bisa mendapatkan tiket earlybird dan bisa merasakan terbang dengan layanan full service Garuda Indonesia.

Kali kedua saya me-arrange trip bersama teman kantor, sebelumnya ngetrip ke Bali di tahun 2012. Dalam setahun saya selalu mengagendakan 2 kali travelling, yang pertama perjalanan saya lakukan bersama keluarga kecilku; kedua biasanya saya bersama teman. Kadang-kadang orang mengira saya punya banyak uang karena setiap tahu bisa jalan-jalan ke luar negri ataupun dalam negri. Padahal semua itu sudah saya anggarkan, kebetulan perusahaan tempat saya bekerja memberikan tunjangan cuti sebesar 1 kali gaji setiap tahunnya (thanks to CMNP). Saya memanfaatkan tunjangan tersebut untuk liburan tanpa harus menggunakan gaji bulanan. Dengan keterbatasan dana yang diterima dari tunjangan cuti dengan terpaksa saya memburu tiket murah yang diobral oleh maskapai berbiaya rendah (Low Cost Carrier) yang dipesan min 6 months in advance.

Destinasi trip kita ke Lombok yang pertama adalah Desa Sade ,salah satu dusun di desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah. Dusun ini dikenal sebagai dusun yang mempertahankan adat suku Sasak. Suku Sasak Sade sudah terkenal di telinga wisatawan yang datang ke Lombok. Sebagai desa wisata, Sade punya keunikan tersendiri. Meski terletak persis di samping jalan raya aspal nan mulus, penduduk Desa Sade di Rembitan, Lombok Tengah masih berpegang teguh menjaga keaslian desa. Hal itu bisa dilihat dari bangunan rumah yang terkesan sangat tradisional. Atapnya dari ijuk, kuda-kuda atapnya memakai bambu tanpa paku, tembok dari anyaman bambu, dan langsung beralaskan tanah.

Doc1

Kedua, Pantai Kuta adalah Pantai dengan pasir berwarna putih ini terletak sebuah desa bernama Desa Kuta. Desa Kuta mulai menjadi tempat tujuan wisata yang menarik di Indonesia sejak didirikannya banyak hotel-hotel baru. Selain keindahan alam yang dapat dinikmati di desa ini, satu kali dalam setahun diadakan upacara Sasak di desa ini. Ini adalah upacara Bau Nyale. Dalam upacara ini para pelaut mencari cacing Nyale di laut. Menurut legenda, dahulunya ada seorang putri, bernama Putri Mandalika, yang sangat cantik, banyak pangeran dan pemuda yang ingin menikah dengannya. Karena ia tidak dapat mengambil keputusan, maka ia terjun ke air laut. Ia berjanji sebelumnya bahwa ia akan datang kembali satu kali dalam setahun. Rambutnya yang panjang kemudian menjadi cacing Nyale tersebut.

Doc2

Ketiga, Pantai Tanjung Aan tempat asal Sang Puteri Mandalika. Pantai ini langsung berhadapan dengan Samudera Hindia, dan memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 2 Kilometer. Satu hal yang berbeda saat kaki Anda menginjak Pantai Tanjung Aan, yaitu pasirnya. Tak seperti Pantai Lombok lainnya, pasir Pantai Tanjung Aan berbentuk bulat seperti merica.

Doc4

Keempat, Gili Trawangan adalah yang terbesar dari ketiga pulau kecil atau gili yang terdapat di sebelah barat laut Lombok. Trawangan juga satu-satunya gili yang ketinggiannya di atas permukaan laut cukup signifikan. Dengan panjang 3 km dan lebar 2 km. Di Gili Trawangan (begitu juga di dua gili yang lain), tidak terdapat kendaraan bermotor, karena tidak diizinkan oleh aturan lokal. Sarana transportasi yang lazim adalah sepeda (disewakan oleh masyarakat setempat untuk para wisatawan) dan cidomo, kereta kuda sederhana yang umum dijumpai di Lombok. Untuk bepergian ke dan dari ketiga gili itu, penduduk biasanya menggunakan kapal bermotor dan speedboat.

Aktivitas yang populer dilakukan para wisatawan di Trawangan adalah scuba diving (dengan sertifikasi PADI), snorkeling (di pantai sebelah timur laut), bermain kayak, dan berselancar. Ada juga beberapa tempat bagi para wisatawan belajar berkuda mengelilingi pulau. Kelebihan Gili Trawangan dibandingkan dengan pantai lain adalah kita dapat menikmati sunset dan juga sunrise sekaligus di pantai ini! Hal ini terjadi karena Gili Trawangan memiliki pantai yang menghadap timur dan menghadap barat, dan jaraknya tidak terlalu jauh. Sehingga baik sunrise maupun sunset dapat kita nikmati di pantai ini.

Doc3

Kalo ngetrip ke suatu daerah atau negara, jangan lupa untuk explore kulinernya. Ciri khas kuliner di Lombok…peudes rasa masakannya…padahal arti lombok itu bukan cabe. Nah untuk harga makanan di Lombok sendiri terbilang murah dibandingakan dengan Gili Trawangan. Selamat menikmati ya………

Doc5

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s